Simbol Kehidupan Alam Semesta,

Saat kita membicarakan kehidupan, kita tidak akan pernah lepas dari sosok seorang wanita. Semua manusia dilahirkan dari rahim seorang wanita. Maka, alam semesta pun, bisa dibilang akan redup semangatnya bila tiada seorang pun wanita sebagai penghuninya. Itu baru di dunia, lalu bagaimana keadaan surga yang kita yakini sebagai puncak kehidupan dan keindahan yang kekal lagi abadi?

Mari kita simak sebuah kisah klasik tentang manusia pertama yang ditakdirkan Allah Azza Wa Jalla untuk menghuni surga yang lebarnya seluas langit dan bumi. Manusia pertama itu adalah Nabi Adam Alaihissalam. Beliau menempati surga yang hijau dengan berbagai jenis taman, buah-buahan, dan makanan yang dapat diambil kapanpun Nabi Adam Alahissalam suka. Namun, kesepian tiba - tiba merasuk dalam sanubarinya. Ya, Nabi Adam Alaihissalam membutuhkan seorang pendamping hidup.

Suatu hari saat Nabi Adam Alaihissalam terbangun, ia kaget karena tiba-tiba ada seseorang disampingnya. Nabi Adam Alaihissalam pun bertanya, "Siapa kamu?" Makhluk disampingnya pun menjawab, "Perempuan". Nabi Adam Alaihissalam kembali bertanya, "Mengapa kamu diciptakan?". Perempuan itu menjawab, "Agar anda menemukan ketenangan saat bersamaku." Selanjutnya, para malaikat pun menghampiri mereka dan bertanya, "Siapa yang disampingmu itu wahai Adam?" Adam menjawab, "Hawwa'". Para malaikat bertanya lagi, "Kenapa namanya Hawwa'?" Nabi Adam Alaihissalam pun menjawab, "Karena ia diciptakan dari sesuatu yang hidup."

Sekarang, kita semakin tahu bahwa nama Hawwa' pertama kali muncul saat Nabi Adam Alaihissalam ditanya oleh para malaikat. Dari sini juga, kita tahu bahwa Hawwa', itu identik dengan bahasa Arab, Hayy yang artinya hidup. Bahkan dalam aktivitas kita sehari-hari pun kita dapat melihat, bahwa wanita itu muncul sebagi makhluk yang benar-benar hidup, bukan hanya hidup, tapi hidup dan menghidupi. Hidup disini dapat berarti aktif, berpengaruh, berkonstribusi, dan ikut berkecimpung dalam setiap proses kehidupan bermasyarakat. Tidak mudah putus asa, tidak mudah rapuh, dan selalu hidup dalam setiap tantangan zaman dan hambatan. Tentu, karena Hawwa' pun, diciptakan dari sesuatu yang hidup dan dihidupkan Allah Azza Wa Jalla untuk melengkapi kesempurnaan hidup bagi alam semesta.


Oleh :
Rizky Aji Purwantara

Related Artikel

Comments Artikel