Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam. Pada bulan ini, seluruh umat muslim diperintahkan untuk menjalankan ibadah wajib yakni puasa Ramadhan dan zakat fitrah sebagai bukti ketaatan kita kepada Allah SWT.

Selain itu, bulan Ramadhan juga identik dengan bulan yang penuh dengan kebaikan. Karena setiap amal kebaikan yang kita lakukan di bulan ini, Allah SWT akan menjanjikan pahala yang berlipatganda. Bahkan, jika kita memohon ampun dan bertaubat dengan sungguh-sungguh, Allah SWT juga akan membukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya.

Untuk itulah, selain melaksanakan ibadah wajib, kita dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah atau amalan sunnah pada bulan penuh berkah ini. Amalan-amalan sunnah disebut dapat menjadi pelengkap atau penyempurna ibadah wajib kita di bulan Ramadhan. Lalu, amalan sunnah apa sajakah yang dapat kita laksanakan? Mari, kita simak ulasan berikut.

1. Tadarrus Al Quran

Rasulullah dan para sahabat memiliki kebiasaan merutinkan dan melebihkan dalam bertadarrus Al-Quran. Menurut hadits riwayat Ibnu Abbas ra, beliau berkata,

“Rasulullah. adalah orang yang paling pemurah terlebih-lebih dalam bulan Ramadhan, bulan dimana beliau selalu ditemui Jibril. Jibril menemuinya setiap bulan Ramadhan untuk bertadarrus Al Quran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ramadhan bisa dijadikan momen spesial untuk melebihkan waktu dalam membaca Al-Quran. Alangkah baik pula jika kita dapat belajar memahami maknanya serta mengamalkannya.

2. Perbanyak Berdzikir dan Memohon Ampunan Kepada Allah SWT

Amalan-amalan yang dapat menggugurkan dosa di bulan Ramadhan yang pertama adalah berdoa memohon ampunan dengan sungguh-sungguh. Allah SWT telah berjanji dalam firman-Nya bahwa Ia akan mengabulkan doa dari para hamba-Nya, yaitu doa yang penuh dengan kesungguhan hati dan penuh pengharapan, terlebih doa yang dipanjatkan di bulan Ramadhan.

Berdoalah memohon ampunan dari-Nya atas segala dosa yang telah diperbuat. Insya Allah jika doa itu sungguh-sungguh, Allah akan mengampuninya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam (Q.S. al-Mu’min: 60):

??????? ????????? ????????? ?????????? ?????? ? ????? ????????? ??????????????? ???? ?????????? ????????????? ????????? ??????????

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (Q.S. al-Mu’min: 60)

Dalam berdoa memohon ampunan kepada Allah, perhatikan adab dan ketentuan di dalam berdoa, agar Allah menerima doa kita dan mengabulkan apa yang menjadi doa kita.

Seperti berdoa dalam keadaan bersuci, tidak tergesa-gesa, selalu memanfaatkan waktu mulia dimana doa tidak tertolak dan diijabahi seperti pada waktu anatar azan dan iqomah, selesai sholat, sepertiga malam terkahir dan terlebih waktu-waktu bulan suci Ramadhan.

3. Memperbanyak Bersedekah

Salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui sedekah. Islam sering menganjurkan ummatnya untuk memperbanyak sedekah. Dan bulan Ramadhan, amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi.

Demikianlah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan bahkan memberi contoh kepada umat Islam untuk menjadi orang yang dermawan serta pemurah. Ketahuilah bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat Allah SWT, sebagaimana hadits:

“Sesungguhnya Allah SWT itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, di shahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 1744)

4. Memberi Makan Orang Yang Berbuka

Seringkali ketika dalam suatu perjalanan saat Ramadhan kita menjumpai banyak sekumpulan orang sedang membagi-bagikan takjil atau nasi untuk berbuka puasa bagi para musafir yang sedang dalam perjalanan.

Hal itu mereka lakukan karena keutamaan yang didapat dari amalan itu seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits berikut,

???? ??????? ???????? ????? ???? ?????? ???????? ?????? ??????? ??? ???????? ???? ?????? ?????????? ???????

Artinya, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga,” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Beberapa ulama juga menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air.

Demikian, beberapa tips yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat dan dapat membawa keberkahan bagi Muslimah Hayyu dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Related Artikel

Comments Artikel