Haid dan nifas adalah proses fisiologi yang normal terjadi pada seorang wanita. Proses tersebut menjadi fitrah bagi kaum hawa dengan berbagai ketentuan yang telah ditetapkan. Salah satu ketentuan tersebut ialah diharamkannya wanita yang sedang haid atau nifas untuk berpuasa. Ketentuan itu berlaku baik itu puasa sunnah maupun puasa wajib di bulan Ramadhan.

Meskipun demikian, Allah SWT memerintahkan wanita untuk mengqadha puasa Ramadhan yang ditinggalkannya karena haid atau nifas. Hal ini sebagaimana ditunjukkan dalam hadits Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha:

“Dulunya kami ditimpa haid, maka kami diperintahkan mengqadha puasa dan tidak diperintahkan mengqadha shalat.” (HR. Al-Bukhari no. 321 dan Muslim no. 761).

Lalu, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan oleh wanita saat sedang haid atau nifas untuk mengisi Ramadhan?  Terlebih jika haid tersebut terjadi pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat sedang dalam kondisi tidak suci:

1. Memperbanyak Dzikir

memperbanyak bertasbih (Subhanallah), bertahmid (Alhamdulillah), bertakbir (Allahu Akbar), dan bertahlil (Laa ilahailallah). Anda dapat juga memperbanyak istighfar dengan berniat untuk memohon ampun kepada Allah. Dengan memperbanyak dzikir dan berdoa, artinya kita diajarkan untuk senantiasa mengingat Allah SWT.

2. Bersholawat

Sholawat yang kita ucapakan dapat menjadi ikhtiar dan bukti kecintaan kita terhadap Rasulullah SAW. Dengan memperbanyak membaca sholawat, harapannya keinginan kita untuk mendapat syafaat Nabi di yaumul akhir dapat diijabah oleh Allah SWT.

3. Mendengarkan tausyiah

Untuk meningkatkan keimanan kita kepad Allah SWT, kita dapat menambah pengetahuan agama yang dapat dilakukan dengan cara bertholabul ‘ilmi seperti menghadiri majelis ta’lim atau mendengarkan tausyiah melalui pengajian maupun media elektronik seperti televisi, radio dan sebagainya.

4. Bersedekah

Salah satu amalan yang kerap kali dilupakan adalah memperbanyakk sedekah kepada orang-orang yang membutuhkan. Sebagaimana haid yang mengeluarkan kotoran dari tubus, sedekah juga dinilai dapat membantu menggugurkan dosa dengan mengeluarkan sebagain harta kita.

5. Menghafalkan Al-Quran

Terdapat dua pandangan yang berbeda terkait hukum membaca Al-Quran bagi wanita yang sedang haid. Beberapa kalangan ulama memperbolehkan membaca Al-Quran dengan memegang atau menyentuh mushaf, namun ada juga kalangan ulama yang berpendapat sebaliknya. Hal ini tentu kembali kepada keyakinan kita masing-masing. Namun, bagi Anda yang ingin membaca dan meningkatkan hafalan Al-Quran tanpa menyentuh mushaf, Anda dapat melakukannya dengan Al-Quran digital yang dapat diakses melalui perangkat elektronik.

Demikianlah, beberapa amalan yang bisa Anda lakukan saat sedang haid atau nifas. Semoga bermanfaat dalam membantu Anda untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.

Related Artikel

Comments Artikel