Menggapai Kemuliaan Sejati

Muslimah hayyu, kita sering mendengar bahwa kekayaan bukanlah segalanya? Apakah itu berarti kita tidak boleh menjadi kaya? Simak penjelasan tentang kemuliaan sejati di bawah ini. Semoga kita termasuk orang- orang yang mulia dengan cara mengetahui cara menggapai kemuliaan sejati tersebut.

Kemuliaan adalah tolak ukur seseorang atau nilai seseorang sehingga itu menjadi penentu apakah orang tersebut akan dihormati atau justru diremehkan. Kemuliaan ada dua, kemuliaan di mata manusia dan kemuliaan di mata Allah. Kita sebagai para hamba Allah harus berjuang, menggapai kedua jenis kemuliaan tersebut, baik mulia di hadapan manusia dan mulia di hadapan Allah. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ali Imron, yang artinya “Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia...”. (Q.S. Ali Imron: 112)

Namun perlu kita perhatikan, mulia di hadapan Allah tetap harus yang utama. Seimbang, wajib, namun tetap jika terpaksa harus ada prioritas, Allah dulu lah yang harus kita utamakan. Mulia di hadapan manusia, bisa dengan harta, pangkat, kecantikan, dan sebagainnya. Apakah itu dilarang? Tidak, Allah Azza Wa Jalla berfirman, katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan- Nya untuk hamba-hamba- Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat". Demikianlah Kami menjelaskan ayat- ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. (Al-A'raf 32)

Bahagiakah kita jika dimuliakan sesama manusia? mengapa tidak kita berlomba- lomba pula agar menjadi paling mulia di hadapan Allah? bukankah Allah Maha Mulia, Pemberi segala kemuliaan, dan yang paling layak dimuliakan dibanding seluruh makhluk ciptaannya yang kita anggap mulia?

Allah Azza Wa Jalla berfirman, Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. (Q.S. Al Hujurat: 13) Maka, mari kita muliakan orang- orang yang dimuliakan Allah dan segera mencari tahu bagaimana ciri- ciri orang bertaqwa agar kita bisa menggapai kemuliaan sejati.

 

 

Rizky Aji Purwantara

Jum'at, 29 Juni 2018

 

Related Artikel

Comments Artikel