Apakah Niat Makan Kita Sudah Bernilai Ibadah?

Setiap makanan yang kita konsumsi jelas berdampak pada kesehatan fisik dan jiwa. Namun tahukah kita, bahwa gangguan syaitan yang selama ini membuat kita malas beribadah pun juga salah satu akibat dari makanan atau cara kita makan yang salah. Mengetahui tentang etika makan akan membuat kegiatan makan kita bernuansa ibadah dan dinilai Allah sebagai kebaikan yang kelak mengantar kita ke Surga. Apa saja yang perlu kita perhatikan?

Hal pertama yang perlu kita cermati tentu niat. Niat adalah tujuan kita sekaligus pelaksanaannya. Erat kaitannya antara niat dan amalan, jika niatnya sudah benar, dan diluar kuasa ternyata belum dapat terlaksana maka niat tersebut sudah dicatat sebagai kebaikan di sisi Allah Azza Wa Jalla, dan begitu juga sebaliknya. Mari kita niatkan makan kita sebagai ibadah, maka akan dicatat ibadah. Kita niatkan agar dengan makan itu kita kuat jalan ke masjid, kuat berkunjung ke rumah rumah dalam rangka silaturahmi, atau kuat bangun malam dan bermunajat pada Allah.

Berikutnya adalah kriteria makanan, yang diantaranya adalah halal dan thayyib. Halal dalam hal ini jelas kita ketahui yaitu halal dalam segi dzat dan cara memperolehnya. Dan, Thayyib artinya baik, bergizi, dan bermanfaat untuk tubuh. bukan sekadar makanan yang berguna untuk memenuhi perut namun tidak menyehatkan.

Tahap terakhir adalah sikap kita setelah makan. Setelah kita sehat dan kuat. Untuk apa kita salurkan kekuatan dan kesehatan kita?, Jika untuk menjauhkan diri dari setan maka kekuatan yang kita dapat dari makanan merupakan energi yang berkah bagi diri kita. Allah berfirman dalam Surat Al- Baqarah ayat 168, yang artinya “Wahai manusia, makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan. Sungguh, syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (Q.S. Al- Baqarah: 168).

Mari kita senantiasa memperbaiki diri untuk mendapat Ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

More Info :

WA 081.80.400.2000

LINE @hayyuclinic

www.hayyu.id

Related Artikel

Comments Artikel