Bagaimana Kita Memaknai Muhasabah Diri Yang Hakiki?

Muhasabah berasal dari kata Hasiba, Yahsabu. Hisab.secara bahasa Muhasabah berarti melakukan perhitungan. Muhasabah atau intropeksi diri merupakan suatu bentuk komitmen pada diri untuk memperbaiki segala sikapnya untuk menjadi lebih baik, dengan mengukur nilai- nilai kebaikan yang telah kita lakukan.

Muhasabah memiliki makna yaitu suatu upaya yang dilakukan untuk mengevaluasi diri terhadap setiap hal tentang baik dan buruknya tindakan atau sikap yang telah dilakukan. Bermuhasabah merupakan bentuk upaya evaluasi diri yang meliputi hubungan seorang hamba dengan Allah SWT maupun hubungan antarsesama manusia dan sesama makhluk ciptaan Allah. Muhasabah diri sejatinya menjadi wujud upaya nyata dalam diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan upaya meningkatkan ketaqwaan kita pada- Nya.

Muhasabah diri senantiasa dilakukan setiap waktu, karena setiap manuasi memiliki kekurangan dan kekhilafan yang mungkin saja dapat terjadi kesalahan dalam bersikap. Dengan benar- benar melakukan muhasabah diri, kita benar- benar mempergunakan waktu yang singkat ini untuk berbuat kebaikan dan bertaubat kepada Allah agar mendapat Ridho- Nya.

Hal ini telah dijelaskan di Al- Qur’an surat Al- Hasyr, yang artinya “ Wahai orang- orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah an henaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan betaqwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan”. (Q.S. Al- Hasyr: 18)

Muslimah Hayyu, banyak manfaat yang bisa kita peroleh dengan sering bermuhasabah diri dan bermunajat pada Allah untuk menajdi pribadi Muslimah sesuai dengan ajaran agama Islam.

 

More Info :

WA 081.80.400.2000

LINE @hayyuclinic

www.hayyu.id

Related Artikel

Comments Artikel