Tinggalkan Kebimbangan Dalam Diri

Bimbang atau Ragu merupakan suatu hal seringkali kita rasakan, dalam agama Islam kita telah diajarkan untuk yakin dalam memilih sesuatu hal atau suatu perkara yang telah jelas dan tidak syubhat. Syubhat sebagai suatu perkara yang meragukan karena tidak diketahui halal dan haramnya  atau samar keadaannya.

Sesuatu yang telah jelas halalnya, tentu tidak akan membuat keraguan, kebimbangan, dan juga kegelisahan di hati bagi orang yang beriman. Bahkan, jiwanya dengan tenang akan menjalaninya. Sebaliknya, bila dihadapkka perkara yang syubhat, apabila diamalkan atau dijalani akan dapat menimbulkan kegelisahan dan kebimbangan di hati seseorang.

Keraguan merupakan hasil tipu daya setan yang senantiasa menjerumuskan setiap manusia kepada suatu perkara yang bathil dan tidak diridhoi oleh Allah SWT. Seperti yang terdapat dalam surat Al- Baqarah yang artinya: “Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, maka janganlah sekali- kali engkau (wahai Muhammad) termasuk orang- orang yang ragu." (QS. Al-Baqarah : 147)

Ragu- ragu yang berlebihan bila dibiasakan akan melahirkan karakter peragu. Nah, Muslimah Hayyu janganlah keraguan itu dijadikan karakter, namun tempatkan itu hanya sebagai tanda untuk menguatkan mata hati dan iman kita dalam menghadapi suatu perkara. Keraguan adalah perkara hati, karena semuanya kembali kepada keputusan hati dalam menetapkan suatu urusan itu untuk dijalankan atau tidak dijalankan.

More Info :

WA 081.80.400.2000

LINE @hayyuclinic

www.hayyu.id

Related Artikel

Comments Artikel